Kamis, 30 November 2017

PROPOSAL RENCANA BISNIS POCKET MAGIC

PROPOSAL
RENCANA BISNIS


 

DISUSUN OLEH :
MUHAMMAD AZIZ HAKIM (34216744)
FATTHURAHMAN BANI SETIADI (32216696)

KELAS 2DD02

UNIVERSITAS GUNADARMA
KAMPUS J1 KALIMALANG
TAHUN 2017/2018

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Permasalahan sampah di Indonesia bukan lagi menjadi masalah yang sepele, dimana Indonesia tercatat sebagai salah satu negara penghasil limbah yang tinggi. Berbagai jenis sampah telah mewarnai setiap sudut pandang kita. Sudah berbagai cara ditempuh oleh Pemerintah dan sebagian masyarakat untuk mengurangi volume sampah, namun tetap saja sampah masih menumpuk dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, ‘Pocket Magic’ mengambil jalan alternatif mencoba untuk memanfaatkan kain sebagai pengganti plastik dan barang yang sudah tidak dipakai lagi menjadi diy wall yang memiliki nilai estetika, unik, dan bernilai jual tinggi.
Pada umumnya, dinding merupakan pembatas ruangan yang diperindah dengan pemberian cat yang berwarna-warni. Pocket Magic menawarkan alternatif memperindah ruangan dengan cara menyediakan hiasan dinding untuk mengisi kekosongan pada dinding terutama di kamar yang merupakan ruang privasi. Di samping sebagai hiasan dinding, produk ini juga berguna untuk menyimpan barang–barang kecil yang tercecer, sebagai wadah aksesoris atau pun alat tulis. Kemudian apabila kita menempatkan diy wall didapur bisa digunakan sebagai wadah bumbu atau yang lainnya.
Produk ‘Pocket Magic' menyediakan berbagai jenis barang berupa diy wall yang terdiri dari bahan baku berupa kain blacu dan karung goni, perusahaan kami pun memberikan layanan pemesanan berupa custome sesuai yang konsumen inginkan, misalnya custome berupa model, motif atau pun ukuran produk tersebut. Produk diy wall ini cocok digunakan untuk semua kalangan baik wanita maupun pria. Sosial media seperti instagram, facebook, twitter dan website merupakan salah satu langkah pemasaran yang dilakukan dalam proses jual-menjual. Selain pemasaran secara online tentunya ‘Pocket Magic’ juga membuka toko agar bisa berinteraksi langsung dengan konsumen.




1.2  Visi dan Misi
VISI
:
Menjadi perusahaan besar yang terpandang, menguntungkan dan memiliki peran dominan dalam bisnis pocket wall
MISI
:
1.     Menghasilkan laba yang pantas untuk mendukung pengembangan perusahaan
  1. Memproduksi berbagai jenis pocket wall yang terkait dengan keinginan para konsumen dengan mutu, harga dan kualitas yang berdaya saing tinggi melalui pengelolaan profesioanl demi kepuasan pelanggan
  2. Menjadi perusahaan pocket wall yang terbaik di Indonesia

1.3  Data Perusahaan
Profil Pocket Magic dapat dilihat pada Tabel 1.1.

Tabel 1.1
Profile Pocket Magic
1.
Nama Perusahaan
Pocket Magic
2.
Bidang Usaha
Manufaktur
3.
Produk Usaha
Pocket Wall
4.
Alamat Perusahaan
Depok
5.
Nomor Telepon
085464785425
6.
Website
Instagram
@pocketmagic
7.
Tahun Berdiri
2017



1.4  Data Karyawan
Profile karyawan Pocket Magic dapat dilihat pada Tabel 1.2.

Tabel 1.2
Profile karyawan Pocket Magic
1.
Nama
Muhammad Aziz Hakim
2.
Tempat, Tanggal Lahir
Jakarta, 13 Mei 1999
3.
Alamat
Jl. Percetakan Negara IX A No. 13A
4.
Status
Lajang
5.
Nomor Telepon
0895332483351
6.
Jabatan
CEO

1.
Nama
Fathurrahman Bani Setiadi
2.
Tempat, Tanggal Lahir
Jakarta, 29 September 1998                 
3.
Alamat
Jl. Pondok Timur Indah No. 13
4.
Status
Lajang
5.
Nomor Telepon
08254897548
6.
Jabatan
General Manager




BAB III
ANALISIS PASAR
(PEMASARAN)

2.1 Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran pada ‘Pocket Magic’ berdasarkan Product, Price, Place and Promotion (4P) adalah sebagai berikut:
1.     PRODUCT
Contoh produk dapat dilihat pada Gambar 2.1.

Gambar 2.1 Contoh Produk

                       Produk yang ditawarkan oleh Pocket Magic terdiri dari:
·        
Type
: Diy Wall
·        
Brand
: Pocket Wall
·        
Quality
: Menggunakan bahan kain blacu dan karung goni yang berkualitas
·        
Packing
:  Plastik
·        
Design
: Perusahaan &Custome


2.    PRICE
Harga yang ditawarkan terdiri dari.
Price List :
·       Berbahan baku kain blacu
Rp 50.000
·       Berbahan baku karung goni
Rp 25.000

3.    PLACE
            Wilayah pemasaran mencakup se-jabodetabek yang dapat dilakukan secara online dan offline.

4.      PROMOTION
Advertising
: Wilayah pemasaran mencakup se-jabodetabek yang dapat dilakukan secara online dan offline.
Word of mouth:
: Komunikasi tentang produk dan jasa antara orang-orang yang dianggap independen dari perusahaan. Komunikasi ini bisa saja berupa percakapan atau hanya satu arah testimonial. Misalnya bicara langsung, melalui telepon, email dsb

2.2  Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar Pocket Magic dibagi menjadi:

1.     Segmentasi Georgrafi, dijual secara online shop yang mencakup seluruh Indonesia dan lingkungan tempat produksi.
  1. Segmentasi Demografi, dimana target konsumennya adalah semua kalangan (wanita atau pria) dengan jangkauan usia remaja hingga dewasa.
3.     Segmentasi Psikografi, barang ini ditujukan untuk jangkauan usia remaja hingga dewasa yang ingin menghias ruangan, sesuai bentuk atau model yang diinginkan.

2.3  Analisis SWOT dan TOWS
             SWOT adalah sebuah cara menganalisa suatu permasalahan dari 4 sudut berbeda yang terbagi dari 2 aspek, yaitu aspek internal dan aspek eksternal. SWOT adalah singkatan Bahasa Inggris dari Strengths (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), Threats (Ancaman). SWOT Pocket Magic adalah sebagai berikut :

1.     STRENGTHS
:
a.      Kain goni dan blacu memiliki daya tahan yang baik dan awet, meskipun diisikan dengan beban yang cukup berat.
b.     Bahan yang aman terbuat dari serat jute yang diambil dari batang pohon bast fibre untuk kain goni sedangkan kain blacu berbahan dasar kapas.Menjadikan kedua bahan tersebut ramah lingkungan karena berbahan dasar alami serta dapat dicuci sehingga bisa digunakan berkali-kali.
c.      Harga bahan kain balcu dan karung goni yangterjangkau
d.     Konsumen dapat memesan model ataupun motif sesuai kehendak/ custome.
e.      Memiliki daya jual yang tinggi dengan semakin banyak kreasi yang dilakukan pada produk.
2.     WEAKNESS
:
a.      Apabila menggunakan karung goni bekas, harus berkali-kali dibersihkan/ dicuci karena bau yang menempel pada karung sulit untuk hilang.
b.     Sulit menghilangkan noda dan bekas kotor pada kedua bahan baku.
c.      Pembuatan kerajinan yang membutuhkan banyak waktu (apabila menggunakan kain goni, untuk menghilangkan kotor dan bau). Dan juga sulit menghilangkan kotor atau noda pada kain blacu lebih khususnya kain blacu berwarna asli putih gading.
d.     Bahan kain blacu yang tipis dan teksturnya yang agak kasar
e.      Biasanya pada keadaan aslinya kain blacu berwarna putih gading sehingga terlihat agak kotor dan mengharuskan adanya proses pemutihan sebelum diolah menjadi suatu karya.
3.     OPPURTUNITY
:
a.      Belum terlalu banyak pengrajin kain goni.
b.     Memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam maupun luar (yang dimana karung goni dan kain blacu yang biasanya digunakan untuk beras) bisa digunakan suatu karya yang bernilai dan memiliki fungsi lain yang lebih dengan sentuhan seninya seperti “Diy Wall”
4.     THREAT
:
a.      Mudah ditiru pesaing.
b.     Harga sangat bersaing dengan produksi sejenis yang menggunakan bahan sintetis.
c.      Daya saing yang tinggi dengan produk yang sudah lebih dulu memiliki merek atau telah lebih dulu memproduksi barang sejenis.



TOWS adalah pemikiran akan hal-hal yang akan dapat atau hal yang lebih dinamis yaitu faktor eksternal terlebih dahulu baru diikuti dengan faktor internal, cara ini diyakini akan menghasilkan peluang dan dapat mengantisipasi segala ancaman yang akan datang. TOWS Pocket Magic adalah sebagai berikut:

  1. Strenght & Oppurtunity
  1. Tetap menggunakan bahan yang berkualitas (tidak mudah robek), baik meliputi kebersihan dari karung goni dan blacu, walaupun produk menggunakan bahan yang sederhana tetapi tetap memiliki daya jual yang tinggi dengan berbagai kreasi yang dilakukan.
  1. Strenght & Threat
  1. Dengan terus mencari inovasi model yang menarik seperti pada motif menggunakan motif batik, kota tua, wayang, gerabah, anyaman, burung garuda dll. Dan juga berinovasi dalam bentuk kantongnya misalkan diy wall untuk dapur Pocket Magic membuat kantong dengan bentuk buah-buahan, sayuran, piring atau pun sesuatu yang bernuansa dapur.
  1. Weakness & Oppurtunity
  1. Menggunakan mesin jahit untuk melakukan penjahitan pada bahan agar bisa menghemat waktu.
  2. Menambah jumlah tenaga kerja untuk kegiatan mendesain dan pengemasan produk.
  1. Weakness & Threat
  1. Menggunakan motif batik atau burung garuda yang menjadi ciri khas indonesia.
  2. Adanya buy one get one pada beberapa event tertentu.







Tabel SWOT dan TOWS dapat dilihat pada tabel 2.1

Tabel 2.1
SWOT dan TOWS Pocket Magic

SWOT/ TOWS
STRENGTHS
WEAKNESSES
INTERNAL




EKSTERNAL
·       Ramah lingkungan
·       Harga bahan baku kain blacu dan karung goni murah
·       Daya tahan lama dan awet
·       Custome
·       Daya jual tinggi


·       Sulit menghilangkan noda dan bau
·       Lamanya proses pembuatan custome
·       Tekstur kain blacu dan goni agak kasar
·       Warna alami pada kain blacu hanya satu warna
OPPORTUNITIES
S-O
W-O
·       Belum banyak pengrajin
·       Memiliki daya tarik bagi wisatan
·        

·       Menyediakan jasa Delivery
·       Penggunaan mesin jahit
·       Penambahan tenaga kerja
THREAT
S-T
W-T
  • Desain mudah ditiru
  • Pesaing yang sudah memiliki merek atau lebih dulu memproduksi prduk sejenis.
  • Jatuhnya harga produk.
  • Terus berinovasi dalam pengembangan produk dalam bentuk kantong & motifnya.
  • Penggunaan bahan baku asli
·       Menggunakan motif berciri khas Indonesia
·       Buy one get one


BAB III
ANALIS PRODUK

3.1 Bahan Pembuatan Produk

1. Bahan Baku
                 a. Kain blacu
                 b. Karung goni
                 c. Kayu penyangga

2. Bahan Penolong
                 a. Benang wol
b. Cat air

3. Peralatan
                 a. Jarum lubang besar
b. Gunting

1. Proses Pembuatan
1.
Siapkan bahan blacu atau goni (sesuai dengan pesanan dari konsumen apabila custome), gunting, kayu, benang wol, cat air, jarum
 
2.
Gunting bahan menjadi bagian-bagian kecil sesuai ukuran yang diinginkan. Atau disesuaikan dengan tempat, misalnya digunakan untuk didapur bisa menggunakan pola berbentuk buah, sayuran atau sesuatu yang bernuansa dapur.

3.

Lalu jahit bahan-bahan kecil atau pola tersebut pada bagian dasar bahan

4.




Selanjutnya buat motif pada bagian yang diinginkan sesuai selera.
5.
Kemudian buatlah pengait pada bagian atas bahan. Yang akan disematkan oleh kayu.

6.
Setelah semua tahap dilakukan dengan benar, maka diy wall dapat digunakan.



0 komentar:

Posting Komentar